Perlindungan Hak Cipta

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan klik "Follow" untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 859 other followers

Selamat Datang

Bismillahirrahmanirrahim

Tujuan saya berbagi dalam blog ini adalah ingin masuk dalam golongan yang disabdakan Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam:
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain”.
Salah satunya adalah menulis opini, menyumbangkan pemikiran untuk bangsa Indonesia yang lebih baik.

Sebagian blog ini berisi migrasi dari rumah sebelumnya:
fightforfreedom.multiply.com

Semoga bermanfaat, mencerahkan, dan membangun.
Dengan senang hati bila Anda mengajak saya berdiskusi.
Terimakasih telah singgah.

Salam hangat penuh semangat dalam dekapan ukhuwah
Iwan Yuliyanto
15 Agustus 2012

Menjamurnya Analis Jangkrik Pemilu 2014

Bismillah …

Dari sebelum Pemilu 2014 sampai hari ini kita banyak disuguhkan lelucon para pengamat politik. Mulai dari komentar mereka atas survey elektabilitas partai, perolehan kursi, sampai hal tentang koalisi dan oposisi. Juga banyak pengamat yang asbun soal capres-cawapres, bicara tentang ketum-ketum parpol yang bakal dilengserkan, bahkan sampai ada pengamat yang mempertaruhkan lehernya dipenggal kalau prediksinya meleset. Ada-ada saja.

Salah satu contohnya, perhatikan berita yang saya ambil dari Tribun News, berikut kutipannya:
“Jatah kursi tiga partai politik “alumni Pemilu 2009″ di DPR RI diprediksi bakal berkurang secara drastis. Ketiga parpol “alumni Pemilu 2009″ itu adalah Partai Demokrat (PD), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Golkar. Prediksi itu, seiring anjloknya perolehan suara mereka pada Pemilu 2014, yang digelar Rabu (9/4/2014). Menurut hitung cepat Saiful Mujani Saiful Mujani Research & Consulting (SRMC), sampai Jumat (11/4/2014) dini hari, persentase perolehan ketiga parpol tersebut anjlok drastis sehingga memengaruhi jatah kursi di DPR RI.”

Coba amati berita tersebut di atas… semoga Anda semua paham bagaimana ngawurnya seorang pengamat. Lembaga survey tidak jauh beda dengan acara gosiptainment. Percaya dengan mereka sama saja percaya dengan gosip.
(more…)

Tutup Ruang Gerak Pelaku Pelecehan Seksual Anak!

Bismillah …

Belakangan ini, kita dikejutkan oleh sebuah kasus tentang seorang anak TK (laki-laki, 5 tahun) yang digilir, disodomi berkali-kali oleh orang-orang dewasa di sekolahnya. Parahnya, sang anak tersebut mengidap penyakit herpes yang ditularkan oleh pelaku. Kasus ini adalah salah satu dari sekian banyak kasus pelecehan seksual yang makin mengenaskan jumlahnya di negeri kita ini.

Bagaimana gambaran peristiwa dan informasi di seputar kasus tersebut, simak video arsip acara “Meja Bundar TV One” yang mengambil tema “Ketika Sekolah Tak Lagi Aman” yang ditayangkan kemarin malam tanggal 16 April 2014 di bawah ini:
(more…)

TIGA Pertanyaan Dasar Buat Penganut Anti Demokrasi

Bismillah …

Menjelang pemilu belakangan ini seruan anti demokrasi oleh para Andemis* (penganut paham anti demokrasi) lebih ramai dari biasanya. Anggapan umum yang dipahami oleh Andemis adalah sebagai berikut:

#1: “Demokrasi itu haram, sistem kufur, tidak sesuai syariat Islam, tidak diajarkan Rasulullah, saatnya kembali pada hukum Allah.”
.
#2: “Tinggalkan demokrasi, sistem ini terbukti gagal mengelola negara. Gagal mengakomodasi hak dan kewajiban ummat. Kembali pada syariah, tegakkan khilafah.”
.
#3: “Partai politik itu adalah barang najis dan parlemen sebagai septic tank-nya. Jadi tidak mungkin kita bisa menegakkan syariat Islam dengan kumpulan najis-najis di parlemen.”

Sebagai muslim memang harus menempatkan hukum Allah diatas segalanya. Namun demikian mari kita lihat kondisinya saat ini. Negara kita yang terdiri dari beragam agama dan kepercayaan, suku bangsa, budaya dan adat istiadat, sejak awal berdirinya itu dibangun dengan sebuah sistem demokrasi yang menurut Andemis dianggap sebagai sistem kufur / bathil.

Untuk menanggapi tiga anggapan umum di atas, di bawah ini ada TIGA pertanyaan dasar untuk Andemis.
(more…)

Neurosis Massal – Ketika Kewarasan Dianggap Sesat

“Neurosis Massal, dimana Reaksi Abnormal terhadap situasi Abnormal merupakan tingkah laku yang dianggap Normal”
[Dwi Estiningsih, psikolog]

.

Bismillah …

Entah apa yang terjadi, saat pemilu mayoritas kita mendadak lupa, apakah karena terbius kampanye, tersihir opini media dan bungkus-bungkus penokohan? Yang pada akhirnya terperosok lagi dalam kesengsaraan berkepanjangan, seakan-akan tidak pernah belajar dari kesalahan – kesalahan sebelumnya. Kini, kita berpotensi terperosok lagi karena tanpa sadar selalu menggelar karpet merah pada setiap keburukan di negeri ini. Lihat saja …

  • Anak bangsa yang berprestasi dihina, justru yang pencitraan minim karya dielu-elukan bak nabi.
  • Partai dengan kader-kadernya paling disiplin di DPR dibully, partai paling rajin bolos dipuja-puji dan dipilih lagi. [Rapor wakil rakyat di Mata Najwa]
  • Partai paling bersih dibully habis-habisan, dianggap paling korup bahkan diwacanakan untuk dibubarkan, NAMUN 3 besar partai pemenang pemilu yang memonopoli hampir 70% kasus korupsi dan merugikan negara trilyunan justru dibela habis-habisan. [Jawara Partai Korupsi]
  • Partai pejuang, anak kandung reformasi dihujat, sedangkan partai yang hobi menjual aset negara dipilih lagi.

(more…)

Aktivis #TolakPartaiPoligami Telah Memanipulasi Hadits

Bismillah …

Tadi malam saya di-mention oleh seorang sahabat yang tidak setuju dengan isi kuliah twitter (kultwit) pemilik akun twitter @penikhairunnisa. Kultwit dari @penikhairunnisa tersebut berjudul: “Sesungguhnya Rasulullah Juga Tidak Mendukung Poligami” dengan dihiasi tagar #TolakPartaiPoligami.

Memang dalam seminggu ini secara sporadis setiap hari di dunia twitter (twitter land) dibanjiri kampanye #TolakPartaiPoligami. Landasan dasar yang mereka sampaikan sebenarnya sangat lemah. Terlihat sekali kalau mereka memang tidak memahami hukum Islam dengan baik. Apalagi koordinator kampanye #TolakPartaiPoligami adalah akun anonim beragama anonim yang sering menyerang hukum Islam [Twit 1], lebih parah lagi mereka juga memanipulasi (mengedit) grafik Indeks Partai Korupsi, sehingga PKS yang aslinya berada pada urutan buncit menjadi 3 besar jawara korupsi [Twit 2]. Anda pasti tahu maksud dan tujuan kampanye tersebut menjelang Pemilu 2014 ini.

Dalam jurnal ini, saya tidak membahas kampanye #TolakPartaiPoligami yang sepertinya sudah kehilangan akal sehat, namun saya akan fokuskan untuk merespon isi kultwit dari @penikhairunnisa.
(more…)

[Dialog] Perlukah Menolak Hukum Poligami?

Dalam sejarah nasional Indonesia, kita dapati seorang tokoh nasional yang sejak awal tidak menolak hukum poligami dalam Islam, faktanya selama hidup hingga akhir hayatnya justru ia bukan pelaku poligami. Namun sebaliknya, ada seorang tokoh nasional yang secara tegas menolak hukum poligami, namun faktanya, dalam kehidupannya ia justru pelaku poligami. Bagaimana sebaiknya kita menyikapi hukum poligami? Mari simak lanjutan dialog antara Nadia dan Jenny di bawah ini.
.
poligami

Ilustrasi: ┬ęShutterstock.com/kuleczka


Bismillah …

Setelah beberapa minggu yang lalu Nadia dan Jenny berdiskusi tentang Tuduhan di seputar Poligami Rasulullah [bagian pertama, dan kedua], kini mereka bertemu kembali untuk melanjutkan diskusinya.

“Nadia, mengapa di dalam Al-Qur’an ada syariat seorang laki-laki muslim boleh berpoligami? Bukankah poligami itu bentuk penghinaan bagi kaum perempuan?”

“Dimana letak penghinaannya, Jen?”

“Seorang laki-laki khan seharusnya komitmen monogami. Yang realistis aja, istri mana sih yang rela dimadu?”

“Idealnya sih memang gitu, Jen. Perasaan wanita insya Allah tak jauh beda. Pada dasarnya, semua wanita menginginkan suami hanya untuknya seorang. Sangat jarang perempuan yang mau dimadu. Jikapun mau dimadu, ya mungkin masih ada sediiikit ketidakrelaan yang muncul dan berusaha disembunyikannya.”

“Naah.. iya khan?! Menurutku lelaki poligami adalah kaum male chauvinist yang egois dan menganggap diri superhuman. Poligami itu ruang bagi laki-laki yang punya kuasa dan gak bisa nahan libido. Akibatnya … banyak kasus yang kudengar mereka membuat trauma berbuah kebencian bagi anak-anaknya yang berbeda ibu.”

“Ya kesimpulannya gak bisa dipukul rata gitu dong, dalam hal pernikahan monogami, juga banyak ditemui kisah-kisah pilu. Artinya, semua itu tergantung bagaimana mengelola pernikahan. Banyak contoh kasus kok dimana pernikahan poligami yang berakhir bahagia. Jen, poligami itu sesungguhnya bagian dari solusi, bukan perintah. Poligami adalah bagian dari takdir.”

“Solusi? Takdir? Apa maksudmu?

“Namanya episode kehidupan manusia, akan ada hal kompleks dalam sebuah rumah tangga sehingga solusi terakhir yang mereka ambil adalah ikhlas melakukan poligami. Karena mereka yakin bahwa poligami itu legal secara hukum negara maupun hukum agama.”

“Hal kompleks? Halaah itu sih karena maunya laki-laki aja, supaya gak dianggap selingkuh. Lagian kamu ini belum nikah kok sok tahu soal rumah tangga.”

“Hahaha… ya belajar doong. Alhamdulillah, aku dapat ilmu-ilmunya dari ortu ku langsung kalo pas lagi family time, lewat obrolan-obrolan ringan tentang berbagai contoh kasus permasalahan rumah tangga. Kalo ilmu-ilmu itu semua baru didapat setelah menikah, apa kamu yakin bisa mengatasi riak-riak kecil selama mengarungi bahtera? Apalagi dapat solusi dari orang yang gak bener saat curhat. Masalah cinta itu bikin sensitif lho, hehehe, ayo belajar mulai sekarang mumpung masih ngejomblo.”

“Okey, okey… aku mau dengar… coba paparin apa saja hal yang menurutmu kompleks sehingga menjadi penyebab poligami.”
(more…)

KICK 1 – Tidak Peduli Halal atau Haram

Bismillah …

Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar orang berceloteh begini:

“Bagaimana Indonesia bisa maju kalau kita masih mikirin halal dan haram? Orang barat sudah sampai ke bulan kita masiiih aja meributkan hal begituan”

Bagi saya itu adalah celoteh asbun yang kurang piknik menjelajahi informasi. Begitu banyak para cendekiawan muslim di negeri kita ini membuat karya nyata yang bermanfaat dan berkontribusi bagi kemanusiaan, sedangkan ia yang berceloteh seperti itu tidak atau belum berkontribusi apa-apa.

Mereka yang berceloteh seperti itu pertanda sedang dihinggapi penyakit wahn, cinta dunia tapi takut mati. Tidak percaya bahwa ada kehidupan kekal setelah kematian.

Saya coba iseng-iseng mencari tahu seberapa banyak mereka yang berceloteh seperti itu di social media. Untungnya Twitter menyediakan fitur pencarian kalimat. Dengan mengetikkan beberapa kata kunci, ternyata lumayan banyak juga yang berceloteh seperti itu. Saya muat sebagian saja di sini, kebanyakan yang lain kurang lebih sama maknanya, antara lain:

halal haram (more…)

Let me share my passion
My passion is to pursue and share the knowledge of how we work better with our strengthen.
The passion is so strong it can do so much wonder for Indonesia.

Fight For Freedom!

Blog Owner

Iwan Yuliyanto

Aktif sebagai Balanced Scorecard Consultant, Quality Management System Consultant, Business Owner dan guru piano bagi dua malaikat kecilku.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 859 other followers