Home » Posts tagged 'tempo'

Tag Archives: tempo

Menguji Sumber Anonim Dalam Berita Tempo

–: Mari kembali belajar membaca media, agar tidak tergiring jurnalisme prasangka.

Bismillah …

Pada jurnal sebelumnya yang “Mengkritisi Berita TEMPO soal Label Halal MUI”, ada dua pengunjung yang mengajak diskusi soal sumber anonim terkait dengan uraian kejanggalan yang saya sampaikan dalam jurnal tersebut. Karena terbatasnya ruang komentar, saya perjelas lagi dalam jurnal terpisah di sini.

Seorang tokoh pers nasional yang juga mantan wartawan majalah Tempo, mas Farid Gaban, setahun yang lalu (13 Feb 2013) pernah menyampaikan kuliah twitter (kultwit) tentang “Sumber Anonim Dalam Jurnalisme” . Dalam kultwitnya, beliau mengatakan bahwa kaidah dasar jurnalistik menuntut jurnalis bersikap transparan kepada pembaca dan narasumbernya. Transparan kepada narasumber artinya jelas memperkenalkan diri sebagai jurnalis, media tempatnya bekerja, dan tujuan wawancara. Transparan kepada pembaca artinya menyebut identitas narasumber secara jelas (nama, jabatan, posisinya dalam suatu masalah). Transparansi berkaitan dengan sikap rendah hati jurnalis, yakni memungkinkan orang lain atau media lain menguji beritanya. Tanpa identitas jelas narasumber, orang / media lain takkan bisa mengujinya. Cuma si jurnalis yang tahu, artinya tidak transparan.
(more…)

Mengkritisi Berita Tempo Soal Label Halal MUI

–: Mari kembali belajar membaca media, agar tidak tergiring jurnalisme prasangka.

Bismillah …

Islam memerintahkan umatnya untuk mengkonsumsi makanan / minuman yang halal, dan menghindari yang haram. Halal-haram bagi Islam menyangkut akherat. Pangan yang halal baik dari segi bahan baku, bahan tambahan, cara produksinya sampai bisa dikonsumsi orang Islam harus jelas agar tidak menimbulkan dosa. Karena rumitnya pengelolaan ini, maka perlu ada sebuah lembaga khusus untuk mengaudit dan memberikan sertifikasi halal. Dengan lahirnya Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) sejak 6 Januari 1989, setidaknya memberi harapan besar pada umat Islam di Indonesia.

Entah apakah karena ingin menggagalkan RUU Jaminan Produk Halal yang kini sedang digodok di DPR, Majalah Tempo edisi 24 Februari – 2 Maret 2014 telah mendiskreditkan LPPOM-MUI. Tempo berupaya mencari titik lemah lembaga ini lewat salah satu Ketua MUI ‘yang diduga bermain uang’ untuk pelabelan halal ini.

tempo mui

Cover Tempo Edisi Cetak

Cover majalah berupa ilustrasi kaleng dengan gambar babi dengan tulisan dibawahnya “DIJAMIN HALAL” dengan logo MUI. Di samping kaleng itu ada tulisan: “ASTAGA! LABEL HALAL. Petinggi Majelis MUI ditengarai memperdagangkan label halal. Tempo melacak hingga Australia dan Belgia.”
(more…)

Melawan Penyesatan Opini Media [Part #1]

Masih melanjutkan pembahasan tentang media di Indonesia dari jurnal sebelumnya: Film “Di Balik Frekuensi” – Manipulasi Media di Indonesia. Pembahasan kali ini lebih menitik beratkan pada contoh kasus penyesatan opini oleh media dan bagaimana publik meresponnya untuk mendapatkan haknya berupa informasi yang valid.

Bagi umat Muslim sudah jelas petunjuknya, QS. Al-Hujuraat ayat 6 menjadi salah satu referensi penting dalam menghadapi ‘badai informasi’. Ayat tersebut menetapkan bahwa kita jangan menelan bulat-bulat informasi / berita yang masuk begitu saja, melainkan harus diperiksa terlebih dahulu. Tentu saja, prinsip ini didahului dengan asumsi bahwa berita tersebut dianggap cukup penting. Bukan berita ghibah (gosip) yang justru menjebak Anda dalam kebangkrutan di akherat, atau berita ramalan yang hanya Allah Yang Maha Mengetahuinya.
(more…)