Home » Posts tagged 'soeharto'

Tag Archives: soeharto

The New Rulers of The World (by John Pilger) – Part 2

[Tulisan ini pernah dimuat pada blog lama saya:
http://fightforfreedom.multiply.com/video/item/26
Posted on Nov 22, ’10 7:18 AM for everyone]

The New Rulers of The World, part 2/2
a Special Report by John Pilger (see: wikipedia)

Film ini adalah hasil Kerjasama Institute for Global Justice (IGJ) & INFID untuk upaya sosialisasi publik dalam mengkritisi globalisasi dan dampaknya terhadap Indonesia. Film ini bercerita tentang globalisasi yang didesain agar menguntungkan negara-negara maju dengan tema utama adalah buruh yang diperbudakkan serta utang luar negeri. John Pilgers menyampaikan bahwa inilah era penguasa baru dunia (The New Rulers of the World), khususnya pengaruh bagi sebuah negara: INDONESIA.
(more…)

The New Rulers of The World (by John Pilger) – Part 1

[Tulisan ini pernah dimuat pada blog lama saya:
http://fightforfreedom.multiply.com/video/item/23
Posted on Nov 21, ’10 9:25 PM for everyone]

The New Rulers of The World, part 1/6
a Special Report by John Pilger (see: wikipedia)

Film ini adalah hasil Kerjasama Institute for Global Justice (IGJ) & INFID untuk upaya sosialisasi publik dalam mengkritisi globalisasi dan dampaknya terhadap Indonesia. Film ini bercerita tentang globalisasi yang didesain agar menguntungkan negara-negara maju dengan tema utama adalah buruh yang diperbudakkan serta utang luar negeri. John Pilgers menyampaikan bahwa inilah era penguasa baru dunia (The New Rulers of the World), khususnya pengaruh bagi sebuah negara: INDONESIA.

John Pilger adalah seorang jurnalis terkemuka dunia berkebangsaan Australia yang bekerja di Inggris. Dari berbagai pengalaman dan menjadi saksi hidup pada berbagai peristiwa yang ia liput, membangkitkan semangat dasar nurani John Pilgers untuk membongkar segala ketidakadilan terutama yang dilakukan oleh Amerika dan sekutunya (termasuk Inggris dan Australia tempat dimana ia lahir dan tinggal).
(more…)

Bedah Novel: The Jacatra Secret

Novel: The Jacatra Secret
Tagline: “Cara terbaik menyembunyikan rahasia adalah dengan meletakkannya di tempat umum…”(George Washington, Mason 33°)
Karya: Rizki Ridyasmara

Kata Pengantar (hal 8):

FAKTA

Jakarta dulu bernama Batavia. Kota ini dibangun VOC menurut cetak biru Freemasonry Hindia Belanda. Kelompok Luciferian ini menyisipkan aneka simbol Masoniknya di berbagai tata ruang kota, arsitektur gedung dan monumen, prasasti makam, dan lainnya, yang masih bisa disaksikan hingga sekarang.

Vatikan pada tahun 1738 dan 1751 menyatakan Freemasonry tidak bertuhan. Tahun 1962 Presiden Soekarno membubarkannya. Namun pada tahun 2000, Gus Dur menerbitkan Keppres No.69/2000 yang melegalkan kembali Freemasonry di Indonesia. Menurut catatan Dr. Th. Steven dalam “Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962”, sejumlah tokoh Indonesia menjadi anggota persaudaraan ini. Mereka antara lain Pelukis Raden Saleh, ketua Boedhi Oetomo Raden Adipati Tirto Koesoemo, dan juga Kapolri pertama, Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo. Sekarang, persaudaraan ini masih eksis sebagai motor utama kaum Imperialis-Globalis. Di awal Orde Baru, Mafia Berkeley merupakan salah satu pelayan mereka, dan kini mereka dikenal dengan nama kelompok Libertarian.

Semua deskripsi tentang tata ruang kota, arsitektur museum, monumen, dan prasasti makam dalam novel ini adalah OTENTIK.

Tertulis di cover belakang:

VOC membangun Batavia sebagai loji terbesar Freemasonry, kelompok persaudaraan rahasia Luciferian di Nusantara. Sebab itu, banyak simbol Satan disusupkan ke dalam arsitektur kota Jakarta yang masih bisa disaksikan hingga hari ini.

Ikuti penelusuran Doktor John Grant dan Angelina Dimitreia dalam menyibak rahasia-rahasia Jakarta: dari Simbol Bunga Pagan dan Peraudaraan Ular di Museum Fatahillah, Simbol Baphomet di Menteng, The Sacred Sextum di Obelisk Monas, Ra Goddes Eye’s di Bundaran Hotel Indonesia, Simbol Mahaguru Freemason di Kebon Jahe Kober, gedung-gedung Luciferian dan 13 -The Satanic Mumber- di sekitar kita.

Semua deskripsi dan foto tentang arsitektur museum, tata ruang kota, prasasti makam, dan monumen dalam novel ini adalah OTENTIK!.

Selama membaca beberapa halaman ada hal yang mengganjal dan bikin penasaran, antara lain:

1. Bingung nyari CATATAN KAKI /FOOTNOTE, aku ubek-ubek seluruh halaman kok ngga ada ya, padahal ada beberapa yang aku ngga ngerti maksud dari sebuah kata / kalimat yg ditandai footnote di situ, jadi terpaksa bacanya sambil googling, trus nambahin sendiri catatan kakinya di halaman itu. 🙂

2. Nah, ini dia… ngga ada data DAFTAR PUSTAKA sebagai refferensi yang menunjukkan bahwa semua data yang ada di novel ini adalah valid, apalagi pengarang mengklaim semua informasi di situ bersifat OTENTIK.

*Catatan:
Bila Anda tertarik untuk membeli novelnya, silakan hubungi saya di: iwan_pipeline@yahoo.com

Lanjut ke hal. 2: Menelusuri Jejak Freemason, Illuminati, Kaballah & Zionism di Jakarta