Home » Posts tagged 'lebaran'

Tag Archives: lebaran

Saling Memaafkan dan Kembali Bermain

Bismillah …

Manusia sudah berpolitik sejak bayi. Sang bayi merengek dengan tangisan ketika haus meminta air susu ibunya. Sang bayi berpolitik memperebutkan perhatian sang ibu, diantara begitu banyak kesibukan dan perhatian yang menyita sang ibu. Pun ketika beranjak anak-anak, sang anak berkawan lalu belajar tentang perhatian dan persaingan, permusuhan dan pertemanan.

Politik itu transaksional kepentingan. Jadi kalau masih ada yang membohongi tidak ada transaksional dalam politik, ia harus belajar politik itu apa.

Kalau ada yang masih bicara: “tidak suka bicara politik”, harusnya berkaca diri dan bertanya: apakah saya ini manusia atau bukan. Justru dengan bicara seperti itu, ia sudah menempatkan diri didalam satu posisi kehidupan dengan sendirinya. Dengan bicara seperti itu, berarti sudah bicara mengatasnamakan diri sendiri, merasa memiliki diri yang bernilai diantara orang lain. Jadi dimanapun posisi kita berada, selama masih menamakan diri manusia dan mampu mengambil keputusan dan pilihan, maka kita sedang berpolitik. Tinggal yang ada adalah ‘kepentingan’ sendiri bagaimana kepentingan yang akan mempengaruhi keputusan dan pilihan kita dalam berpolitik. Bahkan kepentingan yang mengatasnamakan diri sebagai seorang muslim yang memiliki sikap dan pilihan diri.

Belajar politik berarti kita belajar banyak hal tentang manusia, berbagai macam rupa dan karakter dengan berbagai macam keputusan pilihan. Oleh karena itu, mari hormati perbedaan, karena berpolitik itu manusiawi.

Tengoklah cara berpolitik anak kecil, ketika ada permusuhan dan perbedaan, semua cepat diselesaikan, kemudian kembali lagi bermain.

Setelah pileg dan pilpres kemarin mungkin timbul perselisihan dan perbedaan sikap, mari saling memaafkan, tapi setelah itu ayo kita kembali lagi bermain. Kembali bermain, kembali bersikap, kembali berbicara… dalam berproses membangun karakter diri, membangun keluarga, dan membangun negeri ini.

Saya, melalui iwanyuliyanto.co mengucapkan:

Taqobbalallahu Minna wa Minkum.
Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1435H.
Mohon maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf,

mungkin diantara perjumpaan kita di media sosial banyak tulisan saya yang kurang berkenan di hati.

Salam hangat tetap semangat,
Iwan Yuliyanto
30.07.2014