Home » Ghazwul Fikri (Page 2)

Category Archives: Ghazwul Fikri

‘Salah Kaprah’ Pendidikan Gender

BIARKAN PEREMPUAN BERLARI SEPERTI PEREMPUAN
‘Salah Kaprah” Pendidikan Gender
Republika, 19 Juni 2015

Oleh: Dr. Erma Pawitasari, M.Ed
Dosen Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Di masa lalu, orang tua memotivasi anak laki-laki agar tegar, kuat, cekatan, dan terampil melebihi perempuan karena laki-laki adalah pemimpin dan pelindung perempuan. Perempuan diberi keleluasaan menjalani fitrah keperempuanannya: berdandan cantik, bergaun anggun, bersikap gemulai, berlindung di balik kejantanan laki-laki, melahirkan anak-anak, dan mengurus rumah tangga. Hari ini, perempuan justru dibuat malu berperilaku seperti perempuan.

Padahal, penelitian memang menunjukkan perbedaan karakter antara laki-laki dan perempuan: perempuan lebih memahami isyarat terselubung, cenderung enggan berbeda pendapat, lebih patuh aturan, lebih ekspresif, lebih ingin tahu urusan orang, dan lebih membutuhkan pujian. Laki-laki lebih fokus dalam menyelesaikan tugas, bertanggung jawab selaku pemimpin, lebih termotivasi secara internal [Eagly & Wood, 1991]. Perempuan memiliki angka lebih tinggi dalam dimensi Neuroticism yang meliputi kegelisahan, marah, depresi, rasa malu, dan faktor-faktor emosi lainnya. Dalam dimensi Interpersonal Traits, laki-laki lebih menunjukkan ketegasan dan dominasi sedangkan perempuan lebih menunjukkan kehangatan, kepatuhan dan kasih sayang [Costa Jr.,dkk, 2001]. Laki-laki cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi. Perempuan cenderung ekstrovert, mudah gelisah, mudah percaya, dan mengasihi [Feingold, 1994].
(more…)

Menyikapi Pilihan Bebas (1) | #LGBT

pilihan hidup[pic courtesy: mjrusche.deviantart.com]

Bismillah …

Jurnal “Runtuhnya Teori ‘Gen Gay'” yang saya rilis pada tahun 2013, kembali menjadi Most Viewed Pages di blog ini bersamaan dengan kehebohan publik atas sikap mereka (yang pro dan kontra) atas pelegalan perkawinan sesama jenis oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat pada 26 Juni 2015.

Tidak sedikit mereka yang pro LGBT memberikan komentar dalam jurnal tersebut, yang kebanyakan berisi pembelaan diri atas nama ‘given by the Creator’, dan tidak sedikit pula diantara mereka yang curhat. Ada juga yang mengaku memiliki kecenderungan disorientasi seksual menulis nasehat yang ditujukan kepada para pelaku yang memiliki disorientasi seksual juga.
(more…)

Straight Pride!

Straight Pride

Bismillah …

Beberapa jam yang lalu pendiri Facebook, Mark Zuckerberg mengapresiasikan atas keberhasilan (kemunduran?) pemerintahnya, Amerika yang Jumat 26 Juni 2015 kemarin membuat keputusan atas sah-nya pernikahan sesama jenis.

Keputusan ini disahkan oleh Pengadilan Tinggi AS dan sudah resmi berlaku di 50 negara bagian Amerika Serikat. Sampai-sampai Gedung Putih (White House) eksekutif terlihat semarak dengan warna pelangi, yang merupakan simbol kebanggaan kaum gay.
(more…)

Menteri Agama Minta Maaf dan Istighfar Terkait Qiraat Langgam Jawa

Bismillah …

Dalam peringatan Isra’ Mi’raj yang digelar di Istana Negara beberapa waktu lalu dilantunkan bacaan Al-Quran dengan langgam Jawa [YouTube]. Setelah itu timbul kegaduhan publik (khususnya dikalangan umat Islam) dan terjadi perdebatan luas mengenai gaya bacaan Al-Quran yang tak biasa terdengar di telinga umat Islam Indonesia.

Prihatin dengan keadaan yang berkembang, sejumlah ormas Islam menyambangi kantor Kementerian Agama (Kemenag) untuk bertabayyun dan meminta penjelasan langsung dari Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.
(more…)

Kalimat Motivasi Beracun dan Jerat Pertemanan

Bismillah …

Kita pasti sudah familiar dengan kalimat motivasi: “be yourself” (jadilah dirimu sendiri). Tahukah Anda, bahwa kalimat itu justru menginspirasi lahirnya lagu berjudul “Born This Way” yang dipopulerkan si boneka illuminati, Lady Gaga? Lagu yang ditujukan untuk kaum homoseksual agar bangga dengan orientasi seksualnya. Kebanggaan yang harus ditanamkan dalam diri, untuk kemudian dijaganya sampai mati. Na’udzubillahi mindzalik.

Masih senafas dengan motif / tujuan dari pesan kalimat motivasi tersebut, ada seorang pelacur yang menulis pesan / status di bawah ini lewat akun media sosialnya, 2 minggu sebelum ajal menjemputnya lewat pembunuhan (kemungkinan besar ia belum sempat bertobat). Statusnya tersebut dilampiri gambar berupa ‘kalimat motivasi’.
(more…)

Surat Nasihat KH M. Arifin Ilham Untuk Kepala BNPT

Bismillah …

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah memberikan rekomendasi penutupan 19 situs / website Islam yang dianggap “penggerak paham radikalisme dan/atau sebagai simpatisan radikalisme”. Pihak Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) kemudian menindak-lanjutinya dengan memerintahkan Internet Service Provider (ISP) memblokir sejumlah situs / website tersebut.

Berbagai pihak langsung bereaksi atas tindakan Kemenkominfo yang dianggap sewenang-wenang dan otoriter tersebut. Salah satu tokoh yang kecewa atas sikap pemerintah adalah Ustaz KH Muhammad Arifin Ilham. Tak tanggung-tanggung, dai kondang pemimpin majelis zikir Az-Zikra ini menyasar langsung pihak BNPT selaku inisiator awal bagi pemblokiran situs-situs Islam.

Melalui akun fanpage facebook-nya, beliau menulis sebuah surat nasihat yang ditujukan langsung kepada Irjen Pol Saud Usman Nasution, selaku Kepala BNPT. Berikut adalah isi surat nasihat beliau, sebagai buah kekecewaannya atas tindakan BNPT dan Kemenkominfo tersebut:

(more…)

[Dialog] Menjawab Tuduhan: Islam Kejam, Menganjurkan Perbudakan

perbudakan, slavery

Bismillah …

Dunia saat Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertamanya adalah dunia yang masih dalam titik nadir peradabaan. Seluruh dunia tenggelam dalam perbudakan sampai Islam datang melakukan revolusi. Satu per satu dunia kemudian bangkit menuju kemuliaannya. Perbudakan hilang perlahan tapi pasti. Seluruh pintu perbudakan ditutup rapat, kecuali pintu oleh sebab tawanan dalam perang muslim melawan kaum kafir; sedangkan budak yang masih ada didorong untuk dibebaskan. Agama Islam mempunyai solusi paling canggih yang termuat dalam kitab suci terkait perbudakan.

……….

Di Sabtu siang, di dalam saung di samping rumah Nadia, selesai menyantap makan siang, terjadilah dialog antara Nadia dengan teman sekolahnya, Jenny, yang berpandangan liberal.

“Nadia, di dalam Qur’an, Allah menghalalkan berhubungan seks dengan budak-budak wanita, seperti ayat yang berbunyi:

“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.” [QS. Al-Mu’minun (23) :5-6]

“Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu.” [QS. Al-Ahzab (33) :50]

Wah wah wah … laki-laki muslim enak juga ya punya budak, bisa menyetubuhi tanpa dinikahi. Berarti Islam itu gak adil dong, di satu sisi bilang mau membebaskan perbudakan, tapi dalam ayat Quran kok Tuhan malah memperbolehkan umat Islam menyetubuhi budak. Katanya Islam melarang perzinahan… Aneh …”

(more…)