Home » Islamophobia » Berita-Berita Hoax Yang Menyerang Peradaban Islam

Berita-Berita Hoax Yang Menyerang Peradaban Islam

Blog Stats

  • 2,282,619

PERLINDUNGAN HAK CIPTA

Lisensi Creative Commons

Adab Merujuk:
Boleh menyebarluaskan isi blog ini dengan menyebutkan alamat sumber, dan tidak mengubah makna isi serta tidak untuk tujuan komersial kecuali dengan seizin penulis.
=====
Plagiarisme adalah penyakit yang menggerogoti kehidupan intelektual kita bersama.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan masukkan alamat email Anda untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 6,409 other followers

Hoax #7: Pemerintah Arab Saudi Mencambuk Wanita Korban Perkosaan

Seorang wanita di Arab Saudi yang menjadi korban pemerkosaan berkelompok, divonis hukuman cambuk sebanyak 200 kali serta enam bulan penjara. Dia dianggap bersalah karena berbicara pada media. Kabar ini disampaikan oleh kantor berita Syiah, PressTV pada Sabtu, 7 Maret 2015. Kemudian berita ini menyebar ke penjuru dunia, termasuk lewat beberapa media mainstream tanah air seperti, Rakyat Merdeka, Liputan 6, Viva dan Sindo.

Validkah berita tersebut?

Berita ini tidak benar alias hoax.
Sumber pertama adalah jaringan berita Syiah, PressTV. Sumber kedua yang menjadi rujukan adalah direktur Human Rights Watch Kenneth Roth yang menulis status di laman Twitternya (@KenRoth) yang langsung di-retweet ribuan followernya.

Kontan saja berita ini dibantah oleh media-media Saudi, tak kurang Middle East Broadcasting Corporation melalui jaringan televisinya yang dikenal lumayan liberal juga ikut membantahnya. Lucunya, Kennet Roth, ketika menyadari bahwa berita tersebut adalah hoax, buru-buru menghapus twitnya. Kemudian men-twit ini, disebut bahwa sumber gambar beritanya adalah dari Indonesia. Sungguh sangat ceroboh dan tidak profesional dalam menyebarkan informasi. Namun anehnya, di Indonesia masih ada yang ngotot bahwa berita itu benar.

Warga Indonesia di Arab Saudi, Abdullah Haidir, menyatakan, “Kemungkinan berita tersebut didaur ulang lagi dari putusan pengadilan yang pernah terjadi di Saudi tahun 2006. Memang ada pengaduan korban perkosaan. Para pelakunya 6 atau 7 orang, dihukum penjara, sedang wanitanya dihukum cambuk. Mengapa? Menurut pengadilan ada kasus hubungan gelap.” Lanjutnya, “Di Saudi, perbuatan zina memang masuk dalam delik hukum. Jika ada pria dan wanita berada di tempat yang mencurigakan tanpa bukti pernikahan, dapat dihukum. Nah.. lalu berita tersebut diramai-ramaikan oleh pers Barat, dengan isu korban perkosaan dihukum cambuk. Sudah jadi korban dihukum pula.”

Sumber: news.fimadani.com/read/2015/03/09/hoax-syiah-iran-arab-saudi-cambuk-wanita-korban-perkosaan/

| Kembali ke halaman utama

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15


23 Comments

  1. hamba Allah says:

    Mereka para pembenci Islam memang ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka, tapi segala fitnah dan berita itu justru itulah yang membuat saya bangun dan mulai belajar menjalani Islam seutuhnya, dari hinaan dan fitnah mereka, saya mulai mendalami Isi dan makna Alquran, kemudian saya lebih mencintai Agama Islam, dan ingin berjuang membela Islam bersama saudara seiman. Semoga mereka para pembenci Islam diberi hidayah, demikian juga masyarakat yang belum menyadari kondisi sekarang udah sedemikian rupa membutakan mata dan hati.

  2. cetakankue says:

    sungguh terkutuklah orang atau media yang memecah belah umat, allah SWT maha teliti apa yang kita kerjakan dan terbesit sekecil apapun dalam hati kita.. semoga kita termasuk golongan orang orang yang beruntung.. amin..

  3. ria says:

    Saya khawatirr kalau semua ini bukan hanya ditujukan untuk mereka yg beragama non muslim tetapi juga untuk mereka yg beragama muslim. Dimana sesama muslim pun kini mulai saling mencurigai. Sebagai contoh bila ada seorag yg berpakain menurut syariat islam, berjenggot dan melakukan oengajian aktif acap kali disebut teroris oleh masyarakat yg bahkan mereka jg seorang muslim. Media telah menjadi senjata yg amat menakutkan untuk umat muslim. Dan saya takutkan adalah bila islam hancur oleh umat islam itu sendiri. Kita umat muslim adalah ambasador islam dan perwakilan islam. Mari kita tunjukan nilai islam kepada masyarakt luas melalui diri kita

  4. […] Dusta 6: Fars News Agency mengarang berita yang keterlaluan, yaitu Israel mendukung Arab Saudi dalam Perang Yaman. Baca: Fars News, 27/3/2015. Analisa bantahannya bisa dibacadi sini. […]

  5. Titik Asa says:

    Begitu banyak berita-berita hoax ini ya Mas.
    Terima kasih Mas telah mengumpulkan dalam postingan ini, sehingga bisa dijadikan rujukan oleh saya bila suatu hari nanti membutuhkannya.

    Salam dari saya di Sukabumi,

  6. alrisblog says:

    Ada sedikit untungnya, kalo boleh dibilang begitu, beredarnya kebanyakan di internet. Tak semua orang bisa mengakses internet, sehingga dampak massal, misal kalo beredar di media cetak, tidak begitu kelihatan. Dan rata-rata pembaca berita seperti itu punya daya nalar yang lumayan kritis dan pertimbangan akal sehat.

    Saya yakin itu cuma perbuatan kaum munafik. Semoga kita tetap istiqimah, aamin.

    • Media2 mainstream yg memberitakan ‘berita’ di atas juga punya jaringan media cetak, spt dalam bentuk Koran Tempo, Jawa Pos dengan JPNN, Koran Sindo, dll. ‘Berita-berita’ tersebut saya lihat juga muncul kok di media cetak, biasanya di halaman berita Internasional.

      Semoga demikian.. mereka juga punya daya nalar yang kritis. Tapi di masyarakat kita masih banyak yang mempunyai paradigma bahwa berita kalo sudah dimuat di media cetak adalah kebenaran.

  7. Keren Pak tulisannya. Sangat bermanfaat 🙂

  8. dzikrina says:

    tetapi di lain pihak ada juga berita palsu seperti astronot wanita menjadi mualaf, atau Jacky Chan menjadi mualaf yang rupanya hoax dimuat di situs-situs berita Islam dan dishare oleh mereka yg muslim tanpa klarifikasi terlebih dahulu. Padahal sudah jelas dan terang seharusnya muslim mencontoh sifat kenabian yaitu Siddiq Amanah Fathonah, apalagi di era big-data seperti ini, di mana data baik yang ada manfaatnya maupun data yang sampah dengan mudahnya terpapar di media Internet. Di situlah kecerdasan dan kearifan seorang muslim diuji, bagaimana menyaring info, mengeliminasi berita sampah, klarifikasi, dan lebih mengutamakan ilmu dari pada gosip dan hoax.

    • Betul, mbak Ana, dibutuhkan kecerdasan dan kearifan sbg muslim saat menyikapi sebuah berita yg datang.
      Bila mengabaikannya ada dampak mengerikan seperti yg saya diskusikan dg mas Edwinlives4ever di bawah ini.

  9. kasamago says:

    para hipokrit akut..
    Bukti mereka khawatir akan perkembangan islam diluar lingkungan non islam.. pelan namun kuat, hidayah . keagungan islam mulai merasuki sanubari umat manusia di seluruh dunia.

    Keep kritis, Keep waspada..

  10. You know, these hoaxes are bad, but I think there is another kind of hoax that I think is more dangerous.

    It’s the hoax that spread false good news. It’s more dangerous, because it can potentially undermine our faith.

    • Do you mean like this: “Mr. Bean converts to Islam”, “A Coptic Cardinal converts to Islam”, .. and others fake conversion stories ?

      If we spread false good news, … then someday when they discover that this is just another false news, it will embarrass us.
      So, one of the most important things is verification. We should refuse to spread false good news.

      I think, spread false good news or false bad news, both wrong way can potentially undermine our faith.

    • Yes, that kind of false good news.

      False good news is worse, because it can undermine our faith and embarass us at the same time.

  11. jampang says:

    dan seringnya nyebar doank… begitu berita klarifikasinya ada… nggak mau nyebarin

    • Iya, itu dah masuk salah satu ciri-ciri munafik: tidak bisa dipercaya.

      Ada berita aneh semangat nyebarin, sambil mengolok-olok, menghujat. Begitu datang klarifikasi, pura-pura gak tahu. Disodorin berita sanggahannya, … eh didiemin.

  12. dani says:

    Betul Mas. Semoga gak banyak yang terhasut sama berita-berita yang seringnya di luar nalar ini ya..

    • Iya, semoga gak banyak yang terhasut, mas.

      Mereka yang mendukung lomba Menggambar Rasulullah di Texas kemaren itu saya yakin dah pada terhasut. Si penggagas acara (PG) punya obsesi selain menyetop laju pertumbuhan Islam, juga ingin melenyapkan Islam dari muka bumi. Makanya menggalang banyak orang untuk berpatisipasi menggambar Rasulullah dalam kondisi seburuk-buruknya manusia (menurut versi mereka).

  13. Ahmad says:

    Ternyata ada 11 page di bawah artikel yang hampir tidak kelihatan navigasinya.
    Saya hampir saja bertanya, “Mana bukti kebohongannya?” 🙂

    • Namanya juga template gratisan, mas Ahmad, ada keterbatasan, gak bisa di-modif sendiri navigasinya agar kelihatan mencolok 🙂

      Ini masih jilid 1 ada 10 berita Hoax. Insya Allah, menyusul yg jilid 2.

Mari Berdiskusi dan Berbagi Inspirasi. Terimakasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Let me share my passion

””

My passion is to pursue and share the knowledge of how we work better with our strengthen.
The passion is so strong it can do so much wonder for Indonesia.

Fight For Freedom!
Iwan Yuliyanto

Kantor Berita Umat